Globalisasi sebagai Alat Monopoli Ekonomi

globalisasi monopoli

Modernis.co, Malang – Apakah Anda pernah mendengar istilah globalisasi ekonomi? Apa yang terlintas di pikiran Anda terkait istilah tersebut? Serta apa dampaknya bagi dunia internasional? Apabila Anda beranggapan hal tersebut berkaitan dengan perekonomian antar negara, itu benar adanya.

Namun pengertian globalisasi ekonomi tidaklah sesederhana itu. Supaya lebih paham terkait apa itu globalisasi ekonomi, mari simak tulisan berikut ini.

Istilah globalisasi sendiri sudah cukup sering terdengar apabila berkaitan dengan kemajuan zaman. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), globalisasi sendiri adalah sebuah proses masuknya individu, kelompok, atau negara dalam lingkup yang luas atau dunia.

Dalam pengertian yang lebih sederhana, globalisasi adalah suatu proses yang membentuk hubungan antar manusia atau bangsa yang ada di seluruh dunia melalui sebuah perdagangan, investasi, pariwisata maupun budaya.

Bisa kita lihat saat ini bahwa globalisasi telah terjadi di semua aspek kehidupan, salah satunya pada bidang ekonomi. Dapat dikatakan bahwa sektor ekonomi merupakan salah satu bidang yang mudah dan juga cepat diterpa globalisasi, sehingga munculah istilah globalisasi ekonomi.

Sesuai dengan namanya globalisasi ekonomi, maka istilah ini erat kaitannya dengan kebebasan di dalam dunia perdagangan. Walaupun globalisasi ekonomi sendiri bisa dibilang tak kasat mata, akan tetapi globalisasi ekonomi ini sendiri memiliki bentuk nyata yang dapat dirasakan.

Bentuk globalisasi ekonomi sendiri dapat dikelompokkan menjadi lima bentuk antara lain globalisasi produksi, globalisasi pembiayaan, globalisasi tenaga kerja, globalisasi jaringan informasi dan juga globalisasi  perdagangan. Masifnya pergerakan dari globalisasi ini sendiri telah membawa berbagai dampak bagi berbagai negara di dunia termasuk Indonesia.

Dampak bagi Indonesia sendiri adalah globalisasi ekonomi membawa berbagai hal positif dan negatif. Tahukah Anda bahwa salah satu aktor di dalam perdagangan dunia adalah perusahaan global? Dengan adanya globalisasi ekonomi, para perusahaan global ini semakin melebarkan sayapnya ke seluruh dunia.

Hal ini tentu membawa kebaikan bagi perekonomian global khususnya di negara berkembang. Selain itu globalisasi juga dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan juga membuat mekanisme investasi jauh lebih mudah. Kedua hal tersebut membawa dampak yang paling penting bagi kita yaitu, meningkatkan kondisi perekonomian negara dan pendapatan negara.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai dampak positif dari adanya globalisasi di bidang ekonomi tentunya dibalik itu semua juga ada dampak negatif yang bisa ditimbulkan. Dampak negatif yang muncul salah satunya adalah setiap negara harus meningkatkan kewaspadaan terhadap investor asing yang semakin mudah menanamkan modalnya.

Dampak negatif lainnya adalah globalisasi ekonomi juga menyebabkan ketidakefektifan proses penyesuaian ekonomi di suatu negara dan bisa berdampak buruk pula terhadap kondisi lingkungan.

Bisa kita lihat di negara tercinta kita, bahwasannya globalisasi ekonomi membuat sistem tradisional menjadi ditinggalkan dan industri nasional semakin sulit bersaing dengan datangnya pemain baru (perusahaan global). Kehadiran aktor pesaing tersebut akan menjadi ancaman apabila tidak diawasi atau dibatasi dengan benar.

Para perusahaan global ini bisa memonopoli pasar dan juga perekonomian di suatu negara. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila pemerintah dapat memberikan aturan terkait batasan-batasan yang harus dipatuhi oleh para aktor tersebut.

Sehingga para perusahaan global yang berinvestasi tidak mematikan perusahaan nasional. Juga menjadi suatu harapan apabila perusahaan global tersebut justru merangkul para pemain nasional supaya bisa jauh lebih berkembang dan bersaing.

Oleh: Kevin Nakia Pratista Ridhwana, Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Malang
 

 

Redaksi
Redaksi

Mari narasikan pikiran-pikiran anda via website kami!

Leave a Comment